sepi. . .
masih ku namakan ini sepi. .
sa'at ku coba untuk berdiri. .
dari raga yang tak mampu berlari. .
dan dari jiwa yang enggan dengan kata mati. .
sepi. .hanyalah kumpulan pekat
yg terus melekat pada raga ini
seakan cahaya enggan berkawan
dengan lawan yang bersemayam
kunikmati kau wahai sepi. .
berharap nanti, ,
kau mulai menjauhi ku. . .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar